Ketika kita mendengar "zat aditif" apa yang ada dalam pikiran teman-teman?. Bisa jadi jawabanya adalah zat tambahan yang ditambahkan pada makanan dan dapat merusak kesehatan. Yup memang benar, zat aditif adalah zat-zat yang sengaja ditambahkan pada makanan selama proses produksi, pengemasan, dan penyimpanan untuk maksud tertentu, diantarnya yaitu untuk mengawetkan dan menambah cita rasa.
Awalnya, zat aditif ini merupakan zat tambahan pada makanan dari bahan-bahan alami seperti dari tumbuh-tumbuhan. Zat aditif yang alami ini umumnya tidak menimbulkan efek samping pada kesehatan tubuh. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dunia, sedangkan bahan baku alami untuk tambahan makanan jumlahnya terbatas, maka dibuatlah zat aditif buatan atau sintesis. Zat aditif buatan/sintesis inilah yang membahayakan bagi kesehatan kita apabila dikonsumsi secara berlebihan.
ZoNa PubLic HeALth
Public HealTh - Promosi Kesehatan - menuju Indonesia Sehat ^^
Minggu, 16 Oktober 2011
Sabtu, 18 Desember 2010
Jumat, 10 Desember 2010
Mari Membiasakan Diri Mencuci Tangan! :)
“Cuci tangan dengan sabun”. Itulah kalimat ajakan yang tidak asing lagi ditelinga kita. Yup, Begitu besarnya manfaat cuci tangan bagi kesehatan kita. Didalam tangan kita terdapat banyak sekali kuman-kuman pembawa penyakit. Bayangkan jika kita tidak memperhatikan kebersihan tangankita, tentunya kuman-kuman tersebut akan masuk kedalam tubuh kita bersamaan dengan makanan. Sering kali mencuci tangan kita apabila kuku kita sudah kotor dan hitam. Kebiasaan inilah yang harus diubah.
Benda-benda yang kita sentuh, tentunya mengandung banyak kuman yang tak terhitung banyaknya. Oleh karena itulah kita wajib membiasakan diri untuk mencuci tangan. Berikut langkah-langkah yang benar dalam mencuci tangan:
- Basahi kedua tangan seluruhnya hingga lengan dengan air yang mengalir
- Gunakan sabun cuci tangan (sabun biasapun cukup memadai)
- Gosok benar-benar semua bagian tangan dan jari selama
10-15 detik, terutama untuk membersihkan bagian- bagian bawah kuku, antara jari, dan punggung tangan.
- Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir.
- Keringkan tangan dengan handuk (lap), tisu dan gunakan handuk ataupun tisu untuk menutup keran. Bila handuk tidak tersedia, keringkan dengan udara/diangin-anginkan.
Begitu mudah dan cepatnya mencuci tangan kan? So, jangan malas untuk mencuci tangan demi kesehatan kita sendiri :)
Benda-benda yang kita sentuh, tentunya mengandung banyak kuman yang tak terhitung banyaknya. Oleh karena itulah kita wajib membiasakan diri untuk mencuci tangan. Berikut langkah-langkah yang benar dalam mencuci tangan:
- Basahi kedua tangan seluruhnya hingga lengan dengan air yang mengalir
- Gunakan sabun cuci tangan (sabun biasapun cukup memadai)
- Gosok benar-benar semua bagian tangan dan jari selama
10-15 detik, terutama untuk membersihkan bagian- bagian bawah kuku, antara jari, dan punggung tangan.
- Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir.
- Keringkan tangan dengan handuk (lap), tisu dan gunakan handuk ataupun tisu untuk menutup keran. Bila handuk tidak tersedia, keringkan dengan udara/diangin-anginkan.
Begitu mudah dan cepatnya mencuci tangan kan? So, jangan malas untuk mencuci tangan demi kesehatan kita sendiri :)
Rabu, 08 Desember 2010
Yuk, hindari diare :)
Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan nama penyakit ini, “diare”.. Yup, diare adalah penyakit yang ditandai dengan buang air besar dalam bentuk cairan lebih dari tiga kali dalam satu hari dan biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih. Penyebab diare ini adalah karena Infeksi dari berbagai bakteri yang disebabkan oleh kontaminasi makanan maupun air minum, Infeksi berbagai macam virus, Alergi makanan, khususnya susu atau laktosa (makanan yang mengandung susu), Parasit yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang kotor.
Tidak heran ternyata jika diare merupakan penyebab kematian nomor satu didunia pada balita. Oleh sebab itu kita sebagai masyarakat yang peduli akan kesehatan, harus melakukan pencegahan terhadappenyakit ini. Berikut pencegahan dari penyakit diare ini:
1. Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting: 1) sebelum makan, 2) setelah buang air besar, 3) sebelum memegang bayi, 4) setelah menceboki anak dan 5) sebelum menyiapkan makanan;
2. Meminum air minum sehat, atau air yang telah diolah, antara lain dengan cara merebus, pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi;
3. Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga (lalat, kecoa, kutu, lipas, dan lain-lain);
4. Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya, sebaiknya menggunakan jamban dengan tangki septic.
So, mari kita aplikasikan pencegahan diare ini di kehidupan sehari-hari.. :))
Tidak heran ternyata jika diare merupakan penyebab kematian nomor satu didunia pada balita. Oleh sebab itu kita sebagai masyarakat yang peduli akan kesehatan, harus melakukan pencegahan terhadappenyakit ini. Berikut pencegahan dari penyakit diare ini:
1. Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting: 1) sebelum makan, 2) setelah buang air besar, 3) sebelum memegang bayi, 4) setelah menceboki anak dan 5) sebelum menyiapkan makanan;
2. Meminum air minum sehat, atau air yang telah diolah, antara lain dengan cara merebus, pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi;
3. Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga (lalat, kecoa, kutu, lipas, dan lain-lain);
4. Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya, sebaiknya menggunakan jamban dengan tangki septic.
So, mari kita aplikasikan pencegahan diare ini di kehidupan sehari-hari.. :))
Minggu, 28 November 2010
Cara Promosi Kesehatan tentang Narkoba
Narkoba merupakan salah satu masalah yang turut menyumbang bagi angka kematian di Indonesia. Pemakai narkoba tidak hanya identik dengan kaum remaja, tetapi meliputi semua lapisan masyrakat. Harga narkoba tidaklah murah, oleh karena itu umumnya yang mampu membeli narkoba adalah orang yang sudah berpenghasilan sendiri. Hal ini membuktikan bahwa narkoba telah menjadi sesuatu yang dicari oleh berbagai lapisan msayarakat.
Banyak faktor yang menjadikan seseorang mengkonsumsi narkoba. Faktor tersebut diantaranya adalah menjadikan narkoba sebagai penghilang stress dan hanya ikut-ikutan yang dilakukan remaja. Orang yang stress ketika mengkonsumsi narkoba seketika akan merasa tidak punya masalah yang sedang membelit dirinya. Mengkonsumsi narkoba member dampak negative bagi pecandunya. Dampak-dampak tersebut diantaranya mencakup dampak bagi fisik dan psikis seseorang.
Masyarakat rata-rata sudah mengetahui bahaya dari mngkonsumsi narkoba. Pemerintah juga terus mengingatkan tentang bahaya penggunaan narkoba. Ada beberapa cara promosi kesehatan yang dapat dilakukan untuk menekan angka pengguna narkoba, diantaranya adalah dengan pamphlet dan film pendek.
Pamflet merupakan salah satu promosi kesehatan yang efektif untuk menginformasikan bahaya narkoba. Pamflet dapat ditempel diberbagai macam tempat, contohnya dilingkungan sekolah dan kantor. Seseorang akan membaca pamflet yang tertempel dan jika orang tersebut melewati tempat yang ditempeli pamflet secara berulang-ulang tentu dia akan menjadi tahu tentang pentingnya menghindari narkoba.
Film pendek juga media yang sangat menarik untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba. Film pendek ini dapat dilihat ditelevisi,diinternet atau dimanapun yang menyediakan film pendek tersebut. Contohnya diingkungan sekolah, guru-guru dapat memberikan tontonan yang menarik tentang bahaya narkoba bagi murid-muridnya. Promosi kesehatan dengan cara visual ini diyakini cukup ampuh untuk mengenalkna bahaya narkoba bagi berbagai kalangan.
Banyak faktor yang menjadikan seseorang mengkonsumsi narkoba. Faktor tersebut diantaranya adalah menjadikan narkoba sebagai penghilang stress dan hanya ikut-ikutan yang dilakukan remaja. Orang yang stress ketika mengkonsumsi narkoba seketika akan merasa tidak punya masalah yang sedang membelit dirinya. Mengkonsumsi narkoba member dampak negative bagi pecandunya. Dampak-dampak tersebut diantaranya mencakup dampak bagi fisik dan psikis seseorang.
Masyarakat rata-rata sudah mengetahui bahaya dari mngkonsumsi narkoba. Pemerintah juga terus mengingatkan tentang bahaya penggunaan narkoba. Ada beberapa cara promosi kesehatan yang dapat dilakukan untuk menekan angka pengguna narkoba, diantaranya adalah dengan pamphlet dan film pendek.
Pamflet merupakan salah satu promosi kesehatan yang efektif untuk menginformasikan bahaya narkoba. Pamflet dapat ditempel diberbagai macam tempat, contohnya dilingkungan sekolah dan kantor. Seseorang akan membaca pamflet yang tertempel dan jika orang tersebut melewati tempat yang ditempeli pamflet secara berulang-ulang tentu dia akan menjadi tahu tentang pentingnya menghindari narkoba.
Film pendek juga media yang sangat menarik untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba. Film pendek ini dapat dilihat ditelevisi,diinternet atau dimanapun yang menyediakan film pendek tersebut. Contohnya diingkungan sekolah, guru-guru dapat memberikan tontonan yang menarik tentang bahaya narkoba bagi murid-muridnya. Promosi kesehatan dengan cara visual ini diyakini cukup ampuh untuk mengenalkna bahaya narkoba bagi berbagai kalangan.
Sabtu, 13 November 2010
Penyakit Akibat Kebiasaan Merokok
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membawa berbagai macam penyakit. Kebiasaan merokok ini dapat menyerang baik pada perokoknya ataupun perokok pasif karena dalam rokok terkandung berbagai macam zat yang berbahaya. Berikut berbagai macam penyakit yang disebabkan karena kebiasaan merokok:
- penyebab utama terjadinya kanker paru-paru
- penyakit jantung koroner
- stroke
- gangguan kesehatan jiwa
- pada wanita menyebabkan menopuse dini.
Senin, 08 November 2010
Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Abraham Maslow
Menurut Maslow, manusia memiliki lima kebutuhan dasar dan pemenuhan kebutuhan tersebut dimuali dari tingkatan yang paling dasar terlebih dulu. Dengan kata lain manusia tidak dapat memenuhi kebutuhan yang paling puncak jika tidak memenuhi kebutuhan dasarnya lebih dulu. Berikut lima kebutuhan dasar menurut Maslow dari tingkat paling dasar sampai tingkat teratas:
1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah kebutuhan pangan, kebutuhan sandang, kebutuhan biologis, kebutuhan akan hiburan. dll.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan ( Safety and Security )
Contohnya adalah bebas dari rasa takut atau diskriminasi, dll.
3. Kebutuhan Mencintai dan Dicintai ( The Social Need )
Contohnya adalah cinta dari keluarga, teman, dll.
4. Kebutuhan Harga Diri ( The Self Esteem Needs )
Contohnya adalah kehormatan, penghargaan, status sosial, dll.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Contohnya adalah pengembangan kreatifitas atau berinovasi.
Langganan:
Postingan (Atom)

