Minggu, 28 November 2010

Cara Promosi Kesehatan tentang Narkoba

Narkoba merupakan salah satu masalah yang turut menyumbang bagi angka kematian di Indonesia. Pemakai narkoba tidak hanya identik dengan kaum remaja, tetapi meliputi semua lapisan masyrakat. Harga narkoba tidaklah murah, oleh karena itu umumnya yang mampu membeli narkoba adalah orang yang sudah berpenghasilan sendiri. Hal ini membuktikan bahwa narkoba telah menjadi sesuatu yang dicari oleh berbagai lapisan msayarakat.
Banyak faktor yang menjadikan seseorang mengkonsumsi narkoba. Faktor tersebut diantaranya adalah menjadikan narkoba sebagai penghilang stress dan hanya ikut-ikutan yang dilakukan remaja. Orang yang stress ketika mengkonsumsi narkoba seketika akan merasa tidak punya masalah yang sedang membelit dirinya. Mengkonsumsi narkoba member dampak negative bagi pecandunya. Dampak-dampak tersebut diantaranya mencakup dampak bagi fisik dan psikis seseorang.
Masyarakat rata-rata sudah mengetahui bahaya dari mngkonsumsi narkoba. Pemerintah juga terus mengingatkan tentang bahaya penggunaan narkoba. Ada beberapa cara promosi kesehatan yang dapat dilakukan untuk menekan angka pengguna narkoba, diantaranya adalah dengan pamphlet dan film pendek.
Pamflet merupakan salah satu promosi kesehatan yang efektif untuk menginformasikan bahaya narkoba. Pamflet dapat ditempel diberbagai macam tempat, contohnya dilingkungan sekolah dan kantor. Seseorang akan membaca pamflet yang tertempel dan jika orang tersebut melewati tempat yang ditempeli pamflet secara berulang-ulang tentu dia akan menjadi tahu tentang pentingnya menghindari narkoba.
Film pendek juga media yang sangat menarik untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba. Film pendek ini dapat dilihat ditelevisi,diinternet atau dimanapun yang menyediakan film pendek tersebut. Contohnya diingkungan sekolah, guru-guru dapat memberikan tontonan yang menarik tentang bahaya narkoba bagi murid-muridnya. Promosi kesehatan dengan cara visual ini diyakini cukup ampuh untuk mengenalkna bahaya narkoba bagi berbagai kalangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar